PROF. DR. H. DAILAMI FIRDAUS

“Belum Tentu dinding itu tembok, bisa jadi hanyalah tirai”*

Kecerdasan,dan kekuasaan bukan hanya anugerah, melainkan juga amanah Tuhan untuk bisa dimanfaatkan bagi kepenting umat. Dan Dailami Firdaus, merupakan sosok yang berusaha menjalankan amanah dari kelebihan-kelebihan yang dianugerahkan Tuhan kepadanya. Selain memiliki komitmen kuat mengabdi dibidang pendidikan, dakwah dan sosial kemanusiaan, dia juga merupakan pengusaha berjiwa aktivis yang memiliki kepekaan terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat

Lahir dari keluarga terpandang yang sangat dihormati, sejak dini dailami dididik tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga dengan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi. Ibunya adalah Prof Dr Hj. Tutty Alawiyah, tokoh wanita muslimah yang mengabdikan seluruh hidupnya dibidang pendidikan, dakwah dan sosial, yang juga merupakan putri ulama kharismatis K.H. Abdullah Syafi’i. Sementara ayahnya, H.A. Chatib Naseh, adalah seorang pengusaha.

Selain menempuh pendidikan formal, Dailami juga mengecap pendidikan pesantren yang dikelola keluarganya sendiri. Kiprah sang bunda dibidang dakwah dan sosial kemanusiaan memberi pengaruh besar dalam dirinya.

"Di keluarga kami sejak dini ditanamkan bahwa kami harus mempunyai jiwa Islam, berjuang melalui pendidikan, dakwah dan sosial kemanusiaan. Tiga hal itu yang dijalankan oleh kakek saya dan turun-temurun hingga saya sebagai generasi ketiga," ungkap Dailami.

Setelah lulus SMA, Dailami memiliki kesempatan untuk kuliah di luar negeri, namun justru dia memilih untuk kuliah di dalam negeri dan memutuskan melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang, tahun 1983.

Tinggal jauh dari orang tua dan keluarga, Dailami mengaku harus belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kebiasaannya mengendarai mobil sendiri ketika di SMA harus dilupakan, dia bersikeras menjalani hidup layaknya mahasiswa "kampung"----tinggal di kos-kosan, pergi pulang naik angkot, dan makan di warteg. Kesederhanaan hidup itulah yang membuatnya dapat menyatu dengan teman-teman kuliahnya, yang memberinya pelajaran bagaimana kerasnya memperjuangan hidup.

 

Kenal Lebih dekat dengan Prof. Dr. Dailami Firdaus

Oleh: Dr. A. Ilyas Ismail, MA

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus merupakan tokoh muda yang sudah sejak lama aktif dalam dunia pendidikan, dakwah, dan sosial, mengiktui jejak dan langkah ibundanya, Prof. Dr. HJ. Tutty Alawiyah AS, dan kakeknya, ulama besar asal Betawi, KH. Abdullah Syafi`i. Semangat keilmuan dan keulamaan Prof. Dailami Firdaus, juga semangat juangnya dalam kancah dakwah, ditempa dan mengalir dari kedua tokoh besar ini.

Sebagai intelektual muda, pada hemat saya, Prof. Dailami Firdaus memiliki kekuatan dan keunggulan yang tidak dimiliki tokoh-tokoh muda yang lain. Dalam pandangan saya, Prof. Dailami Firdaus memiliki 5 (lima) keunggulan yang bisa dinyatakan dengan 5 K, yaitu, kekuatan Keluarga, Keilmuan dan keulamaan, Kiprah dan kejuangan, Kerjasama dan jaringan, serta Kesiapan menerima amanat dan tanggung jawab kepemimpinan.

1. Keluarga religius dan harmonis

Seperti diketahui, Prof. Dailami Firdaus lahir dari pasangan ideal, H. Achmad Chotib Naseh dan Prof.Dr. HJ. Tutty Alawiyah AS. Cucu KH. Abdullah Syafi`ie ini, tumbuh dan dibesarkan di lingkungan keluarga bahagia, yang harmonis, religius, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan keluhuran budi pekerti. Aroma dan aura keislaman sangat kuat dalam keluarga ini. Inilah lingkungan keluarga yang kemudian membentuk sosok dan jatidiri Prof. Dailami Firdaus Kesantunannya, sifat sabar, dan kasih sayangnya kepada anak-anak yatim dan kaum dhu`afa`, diwarisi dari ayahandanya, H. Ahmad Chotib Naseh. Sementara keilmuan, keulamaan, dan ghirah-nya yang kuat dalam kancah dakwah dan pendidikan Islam, mengalir deras dari ibundanya, Prof. Dr. H. Tutty Alawiyah AS, MA dan kakeknya, KH. Abdullah Syafi`ie.

Secara psikologi, kejiwaan seseorang, karakter, dan apa yang kini disebut life skills, sebagian besar dibentuk dan ditentukan oleh atau dalam keluarga. Keluarga, seperti disebut oleh Rasulullah saw merupakan lingkungan/lingkaran pertama yang sangat berpengaruh terhadap kejiwaan dan jatidiri manusia. Keluarga juga merupakan sokoguru masyarakat Islam. Maka, kata ulama besar dunia, Syekh Yusuf Qardhawi, tak akan pernah ada komunitas Islam dan umat Islam, kecuali ada rumah tangga-rumah tangga Islam.

2. Keilmuan dan keulamaan integratif

Sebagai tokoh muda Islam, Prof. Dailami Firdaus dikenal memiliki ilmu dan wawasan keislaman yang luas. Pedidikannya, baik formal maupun non formal, dengan sendirinya memengaruhi keilmuan dan keulamaannya. Riwayat pendidikannya tergolong lancar dan suskes, dari jenjang Strata Satu (S-1) hingga program Doktor (S-3), bahkan jabatan fungsional Guru Besar telah pula diraihnya dari salah satu Universitas terkemuka di China (Jiaying University, salah satu dari 6 Universitas terbesar di RR China. Pengalaman pendidikan Prof. Dailami Firdaus pada hemat saya, bersifat integratif dalam arti memadukan antara pendidikan agama dan umum (sains modern). Ia menimba ilmu agama di Madrasah dan Pesantren As-Syafi` iyah yang didirikan oleh kakek dan ibundanya sendiri, KH Abdullah Syafi`ie dan Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA. Di samping itu, ia mendalami ilmu hukum di Universitas Brawijaya (UB) Malang dan American University, Washington, DC Amerika Serikat. Selain pernah belajar di Barat (Amerika), Prof. Dailami Firdaus, meski tidak lama, pernah juga menuntut ilmu di Universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Ini merupakan integrasi dalam bentuk yang lain lagi yang mengawinkan antara tradisi pemikiran Timur dan Barat. Integrasi memang menjadi salah satu ciri dan orientasi As-Syafi`iyah, dan merupakan gagasan yang sejak awal dikedepankan baik oleh KH. Abdullah Syafi`ie maupun Prof. DR. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA.

3. Kiprah dan kejuangan Solutif

Seperti Prof. Tutty Alawiyah, ibundanya, Prof. Dailami Firdaus dikenal sebagai tokoh muda yang memiliki banyak bakat (multy talent). Ia pandai mengaji, mengajar, menulis, berceramah, dan berdakwah. Satu lagi yang tak boleh dilupakan, Prof. Dailami Firdaus, juga pandai dan ahli dalam bidang IT dan teknologi multi-media, Serta pandai memainkan alat music keyboard. Dalam hal ini, Prof. Dailami Firdaus tuangkan kepandaiannya mengiringi music anak-anak yatim As-Syafi`iyah menyanyi di saat saat aca acara di Pesanteren Khusus Yatim As-Syafi`iyah. Bakat-bakat yang dimilikinya juga integratif dan multy-quotient, memadukan kemampuan antara agama dan ilmu, dan antara etika dan estetika.

Meski tergolong lingkaran dalam dan owner, karier Prof. Dailami Firdaus, di Universitas Islam As-Syafi`iyah menapak dari bawah, mula-mula sebagai dosen (tenaga pengajar), lalu Pudek I dan belakangan baru Dekan Fakultas Hukum, dan seterusnya sekarang duduk sebagai Wakil Rektor II bidang Kerjasama. Selain di UIA, kiprah Prof. Dailami Firdaus banyak membantu dan mendukung sepak terjang dan perjuangan ibundanya, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah, baik di dalam dan luar negeri dalam kedudukannya sebagai Rektor, Ketua BKMT, Presiden IMWU, maupun sebagai da`i dan pembicara dalam event-event besar internasional. Prof. Dailami Firdaus selalu menemani dan mendampingi perjalanan dakwah Prof. Tutty ke berbagai negara baik di Timur maupun di Barat.

Di BKMT maupun IMWU, peran dan dukungan Prof. Dailami Firdaus, juga besar. Gagasan dan sumbangan pemikirannya sangat progresif dan solutif dalam arti menawarkan pembaharuan dan alternatif pemecahan masalah untuk kemajuan umat dan bangsa. Dalam setiap event besar di BKMT, Prof. Dailami Firdaus, tak pernah ketinggalan, memberikan motivasi dan inspirasi untuk seluruh pengurus dan jemaah BKMT di seluruh pelosok tanah air.

4. Kerjasama dan jaringan Kolaboratif

Putra ke-2 Prof. Tutty ini, dikenal sangat pandai bergaul, disukai dan memiliki banyak teman dari berbagai kalangan di dalam maupun luar negeri. Prof. Dailami Firdaus, hemat saya, memiliki jaringan dan kerjasama yang luas, baik melalui lingkaran ke-As-Syafi`iyahan, keislaman, keilmuan, bisnis, hingga peminatan dalam bidang seni dan budaya Islam. Jaringan yang luas ini sangat penting dan bila dikelola dengan baik akan membawa dampak dan pengaruh yang besar bagi kemajuan masyarakat dan bangsa. Kepandaian Prof. Dailami Firdaus dalam bidang IT dapat dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan jaringan ini. Hal penting inilah yang pernah dipesankan oleh Derrick de Kerckhove di era baru sekarang ini:

“One must not limit one self to solely analyzing singular contents which are present on the internet, but instead should try and understand how people who create such contents are connected between themselves in a present, extended way. One must therefore consider the social dimintions of connectivity.”

5. Kesiapan menerima amanat kepemimpinan Transformatif,

Dengan berbagai kekuatan dan keunggulan yang saya sebutkaan di atas, maka tidak berlebihan bila dikatakan bahwa Prof. Dailami Firdaus, memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menerima amanat kepemimpinan, yaitu kepemimpinan inspiratif dan transformatif. Kepemimpinan pada hakekatnya adalah kesanggupan memengaruhi orang lain agar tujuan dan cita-cita bersama menjadi kenyataan (leadership is influencing people to get things done to a standard and quality above their norm). Kepemimpinan transformatif menghendaki perubahan sosial dan kultural menuju the best ummah, seperti dikehendaki oleh Allah dalam Qur'an Surag Ali Imran /3 ayat 110. yang artinya;" Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Ali Imran/3: 110.

Jakarta, 31 Maret 2012,

Dr. A. Ilyas Ismail, MA (Dekan Fakultas Agama Islam, Universitas Islam As-Syafi`iyah, Jakarta)

 

BERITA INTERNASIONAL

PROFIL VIDEO DAILAMI FIRDAUS

SEEK KNOWLEDGE TO CHINA!

APPF MEETING ECUADOR

JADWAL SHALAT

AL QURAN ONLINE

SEDANG BERKUNJUNG


Facebook

GELORA BUNG KARNO

SEDANG ONLINE

We have 8 guests online

JUMLAH PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday59
mod_vvisit_counterYesterday140
mod_vvisit_counterThis week680
mod_vvisit_counterThis month578
mod_vvisit_counterAll116428