{"id":1449,"date":"2016-07-20T03:14:34","date_gmt":"2016-07-20T03:14:34","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=1449"},"modified":"2016-07-26T15:28:33","modified_gmt":"2016-07-26T15:28:33","slug":"investor-dan-pekerja-tiongkok-berkuasa-di-mana-posisi-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/investor-dan-pekerja-tiongkok-berkuasa-di-mana-posisi-pemerintah\/","title":{"rendered":"Investor dan Pekerja Tiongkok Berkuasa, di Mana Posisi Pemerintah?"},"content":{"rendered":"<div class=\"itemIntroText\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jakarta, GATRAnews<\/strong>-Senator asal DKI Jakarta Dailami Firdaus, mengecam kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpiak terhadap rakyat kecil. Salah satunya terkait kebijakan kemudahan para investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"itemFullText\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan ini menurut Dailami berangkat dari membengkaknya hutang luar negeri pemerintah Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSeharusnya dalam kondisi seperti ini, pemerintah memberikan suplemen kepada para pengusaha-pengusaha Tanah Air dan membuka peluang kerja seluas-luasnya kepada masyarakat, bukannya memberikan keleluasaan terhadap para investor asing,\u201d jelasnya dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (15\/7) malam.<\/p>\n<p>Dia menambahkan, saat ini warga negara asing khususnya dari Tiongkok berbondong-bondong ke Indonesia. Ini adalah bagian dari kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia. Bahkan menurut salah satu pemberitaan di media, akan didatangkan sekitar kurang lebih 10 juta warga Tiongkok ke Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cInvestor dari Tiongkok, pekerja juga dari Tiongkok hasilnya juga dinikmati oleh mereka, terus masyarakat kita dapat apaan? Hanya jadi penonton saja? Jangan sampai kita jadi budak di negeri sediri,\u201d ujar pria yang akrab dipanggil Bang Dailami ini.<\/p>\n<p>Dia juga menyoroti soal penggusuran pemukiman warga, kemudian dibangun rusun atau apartemen yang menempati akhirnya warga non-pribumi.<\/p>\n<p>\u201cJadi pemerintahan saat ini seolah-olah menganak-emaskan para pendatang asal Tiongkok. Di mana kedaulatan kependudukan? Pihak Kementerian Luar Negeri harus mampu menyaring, begitu juga dengan Depdagri dalam hal ini Dinas Dukcapil. Di data dong dan disesuaikan dengan batas waktu tinggal mereka,\u201d ucapnya geram.<\/p>\n<p>Mereka yang datang dan bermukim harus sepengetahuan RT\/RW, Kelurahan sehingga mudah untuk melakukan identifikasi. Saat ini kesenjangan makin terlihat, jangan sampai hal seperti ini justru menimbulkan masalah baru yang akan berakibat fatal.<\/p>\n<p>\u201cIntinya harus ada tindakan tegas dengan kemudahan warga Tiongkok mendapatkan pekerjaan serta tempat tinggal. Pendataan dan pembatasan masa tinggal mereka di Indonesia harus dipertegas, jangan ada upaya pembiaran bahkan melindungi,\u201d tutupnya<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, GATRAnews-Senator asal DKI Jakarta Dailami Firdaus, mengecam kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpiak terhadap rakyat kecil. Salah satunya terkait&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-1449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1449"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1459,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1449\/revisions\/1459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1470"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}