{"id":1853,"date":"2017-02-18T09:15:07","date_gmt":"2017-02-18T09:15:07","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=1853"},"modified":"2017-02-18T09:15:07","modified_gmt":"2017-02-18T09:15:07","slug":"dailami-firdaus-gelar-sosialisasi-konsesus-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/dailami-firdaus-gelar-sosialisasi-konsesus-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","title":{"rendered":"Dailami Firdaus Gelar Sosialisasi Konsesus Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1854 \" src=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-1.jpg\" alt=\"sosialisasi 4 pilar kebangsaan 1\" width=\"428\" height=\"321\" srcset=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-1.jpg 520w, http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-1-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 428px) 100vw, 428px\" \/><\/a>Jakarta (DF) ~<\/strong> Banyaknya masalah yang terjadi dewasa ini, jelas menjadi sebuah catatan tersendiri, bahwa penerapan 4 konsensus kehidupan berbangsa dan bernegaran sangatlah penting.<!--more--><\/p>\n<p>Demikian dikemukakan Prof. Dr. H. Dailami Firdaus saat memaparkan pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara dalam acara Sosialisasi Konsesus dari 4 Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI di hadapan putra-putri generasi penerus bangsa di Gedung Kampus 2 Universitas Islam As-Syafi&#8217;iyah, Jatiwaringin, Jakarta, 18 Februari 2017.<\/p>\n<p>Jelas kita ketahui bersama, ungkap anggota DPD-RI asal DKI Jakarta itu, bahwasannya nilai-nilai ideologi kebangsaan adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ). Ke Empat ( 4 ) hal tersebut kiranya harus menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia secara utuh dan menyeluruh, sebagai prinsip dasar dan menjadi karakteristik dari masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Apabila semua masyarakat dapat mengamalkan 5 Sila yang terkandung dalam Pancasila, Mengakui UUD 1945 sebagai Sumber Hukum, menjadikan Bhineka Tunggal Ika sebagai sebuah keindahan yang harus dijaga serta benar-benar menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Inonesia (NKRI), tentunya semua masalah ini akan dengan mudah dapat diatasi,&#8221; papar Prof. Dailami Firdaus.<\/p>\n<p>Namun pada kenyataannya, tambah Prof. Dailami Firdaus, terjadi proses pengingkaran terhadap adanya 4 konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara, yang akhirnya makin menjauhkan dari cita-cita para pendiri bangsa.<\/p>\n<p>&#8220;Kita dengan mudah melihat sebuah tontonan-tontonan yang tidak ber Etika, terjadinya Penistaan Agama, terjadinya ketidak adilan dalam penerapan Hukum dan masih terlihat kesenjangan sosial yang jauh dari keinginan untuk mensejahterakan masyarakat,&#8221; papar Bang Dailami, panggilan akrab Anggota DPD-RI itu.<\/p>\n<p>Bang Dailami berharap, agar para generasi muda sebagai penerus bangsa dapat memperkokoh rasa nasionalisme dan tetap dalam koridor religius serta tidak buta akan ilmu pengetahuan. Tanamkan jiwa-jiwa ksatria yang santun, berpikir cerdas dan mampu membangkitkan dan mengelorakan semangat perjuangan demi mencapai cita-cita yang luhur.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga kalian menjadi generasi emas, generasi yang siap secara mentalitas dan spiritual, generasi yang mampu menciptakan dan memberikan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,&#8221; tambah Bang Dailami, diiringi riuhnya tepukan tangan peserta Sosialisasi 4 Pilar.<\/p>\n<p>Di akhir acara, Anggota DPD-RI dari DKI Jakarta itu membagi-bagikan buku-buku untuk dibaca dan berpesan agar generasi muda mengetahui betul tentang 4 Pilar Kebangsaan itu.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1855 size-full\" src=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-2.jpg\" alt=\"sosialisasi 4 pilar kebangsaan 2\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-2.jpg 600w, http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-2-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1856 size-full\" src=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-3.jpg\" alt=\"sosialisasi 4 pilar kebangsaan 3\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-3.jpg 600w, http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-3-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta (DF) ~ Banyaknya masalah yang terjadi dewasa ini, jelas menjadi sebuah catatan tersendiri, bahwa penerapan 4 konsensus kehidupan berbangsa&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[85,82,90],"tags":[],"class_list":["post-1853","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-umum","category-berita-utama","category-wawasan-pengetahuan"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1853"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1857,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1853\/revisions\/1857"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}