{"id":2273,"date":"2018-02-08T04:26:05","date_gmt":"2018-02-08T04:26:05","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=2273"},"modified":"2018-02-08T04:26:05","modified_gmt":"2018-02-08T04:26:05","slug":"dailami-firdaus-kembalikan-warga-rohingya-ke-kampung-halaman-mereka","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/dailami-firdaus-kembalikan-warga-rohingya-ke-kampung-halaman-mereka\/","title":{"rendered":"DAILAMI FIRDAUS : Kembalikan Warga Rohingya ke Kampung Halaman Mereka"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA (POSBERITAKOTA) \u2013\u00a0<\/b>Sikap penolakan (denial) dari para pejabat\u00a0<b>Maynmar<\/b>atas perlakuan tidak berkemanusiaan terhadap warga muslim\u00a0<b>Rohingya<\/b>\u00a0di\u00a0<b>Rakhine State,\u00a0<\/b>dikecam oleh\u00a0<b>Prof Dr H Dailami Firdaus<\/b>\u00a0selaku Anggota Parlemen Indonesia dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI).<\/p>\n<p>\u201cRasanya, sulit untuk dimengerti sikap para pejabat tersebut yang terus menerus menolak adanya tindakan-tindakan yang mengarah kepada pembersihan etnis warga\u00a0<b>Rohingnya<\/b>\u00a0di\u00a0<b>Myanmar<\/b>,\u201d ucap\u00a0<b>Senator Dailami\u00a0<\/b>dengan nada kritis.<\/p>\n<p><b>Organisasi Doctors Without Borders\u00a0<\/b>menyatakan sebanyak 6.700 orang tewas di bulan pertama setelah pecah kekacauan di\u00a0<b>Negara Bagian Rakhine<\/b>\u00a0pada akhir Agustus 2017 lalu. Peristiwa itu kemudian memicu pelarian 655.000 warga\u00a0<b>Rohingya<\/b>\u00a0ke\u00a0<b>Bangladesh<\/b>dan belum ada tanda-tanda mereka akan kembali ke tempat asal mereka di\u00a0<b>Myanmar<\/b>.<\/p>\n<p>\u201cJadi, sikap penolakan adanya persekusi warga\u00a0<b>Rohingya<\/b>, menyebabkan hilangnya rasa aman dan kepercayaan warga\u00a0<b>Rohingya<\/b>\u00a0itu sendiri,\u201d tambah pria yang dikenal dengan panggilan\u00a0<b>Bang Dailami\u00a0<\/b>tersebut.<\/p>\n<p>Pada pekan lalu media melaporkan adanya penemuan lebih dari lima kuburan massal di desa\u00a0<b>Gu Dar Pyin, Kota Buthidaung<\/b>,\u00a0<b>Negara Bagian Rakhine<\/b>. Jurubicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan keprihatinan mereka atas temuan tersebut dan menginginkan agar mereka mendapat akses ke\u00a0<b>Rakhine<\/b>. Pihak militer\u00a0<b>Myanmar<\/b>melarang penyelidik-penyelidik PBB dan media melakukan investigasi independen ke wilayah tersebut.<\/p>\n<p>\u201cNaga-naganya dalam waktu dekat ini tetap sulit melakukan\u00a0<b>repatriasi<\/b>\u00a0warga\u00a0<b>Rohingya<\/b>ke kampung halaman mereka. Akibat dari situ, mereka pun akan hidup seadanya di kamp-kamp pengungsian di\u00a0<b>Bangladesh<\/b>,\u201d papar\u00a0<b>Bang Dailami\u00a0<\/b>yang merupakan anggota\u00a0<b>DPD RI<\/b>\u00a0dari\u00a0<b>DKI Jakarta\u00a0<\/b>tersebut.<\/p>\n<p>Karena itu, ia berharap\u00a0<b>Pemerintah<\/b>\u00a0dan masyarakat sipil\u00a0<b>Indonesia<\/b>\u00a0terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga\u00a0<b>Rohingnya<\/b>. Diplomasi dan tekanan kepada pemerintah\u00a0<b>Myanmar<\/b>, harus terus dilakuan untuk mengendalikan pihak-pihak yang berkeinginan melestarikan konflik di\u00a0<b>Negara Bagian Rakhine\u00a0<\/b>untuk tujuan-tujuan politik lokal maupun nasional\u00a0<b>Myanmar<\/b>.<\/p>\n<p>\u201cPerlu ada desakan kuat, agar warga\u00a0<b>Rohingya<\/b>\u00a0bisa kembali ke kampung halaman mereka. Mereka sangat tidak layak membesarkan anak cucu mereka di kamp-kamp pengungsi yang lokasinya bahkan berada di negara lain,\u201d pungkas\u00a0<b>Senator<\/b>\u00a0<b>Dailami Firdaus. \u25a1 RED\/AGOES<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (POSBERITAKOTA) \u2013\u00a0Sikap penolakan (denial) dari para pejabat\u00a0Maynmaratas perlakuan tidak berkemanusiaan terhadap warga muslim\u00a0Rohingya\u00a0di\u00a0Rakhine State,\u00a0dikecam oleh\u00a0Prof Dr H Dailami Firdaus\u00a0selaku&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2160,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-2273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2273"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2274,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2273\/revisions\/2274"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2160"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}