{"id":2839,"date":"2022-02-21T05:52:40","date_gmt":"2022-02-21T05:52:40","guid":{"rendered":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=2839"},"modified":"2022-02-21T05:52:40","modified_gmt":"2022-02-21T05:52:40","slug":"bang-dai-inisiasi-fgd-akselerasi-perubahan-undang-undang-nomor-29-tahun-2007-pasca-jakarta-tidak-lagi-menjadi-ibukota","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/bang-dai-inisiasi-fgd-akselerasi-perubahan-undang-undang-nomor-29-tahun-2007-pasca-jakarta-tidak-lagi-menjadi-ibukota\/","title":{"rendered":"Bang DAI Inisiasi FGD Akselerasi Perubahan Undang Undang Nomor 29 Tahun 2007 Pasca Jakarta Tidak Lagi Menjadi Ibukota"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/fokusatu.com\/bang-dai-inisiasi-fgd-akselerasi-perubahan-undang-undang-nomor-29-tahun-2007-pasca-jakarta-tidak-lagi-menjadi-ibukota\/\"><strong>FOKUSATU<\/strong><\/a>-Para tokoh masyarakat Betawi menggelar focus group discussion (FGD) bertajuk \u201cAkselerasi Perubahan Undang Undang Nomor 29 Tahun 2007 Pasca Jakarta Tidak Lagi Menjadi Ibukota\u201d di Kampus 2 Universitas Islam As-Syafiiiyah, Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu(19\/02).<\/p>\n<p>Di lansir dari berita jakarta,FGD ini menjadi awal dari lokakarya selanjutnya<br \/>\nFGD yang diinisiasi Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus yang biasa di sapa Bang DAI, ini menghadirkan mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono sebagai narasumber.<\/p>\n<p>Pelaksanaan FGD ini diikuti sejumlah tokoh masyarakat Betawi seperti, Hasbullah Thabrany, Munir Arsyad, Beki Mardani, Zainuddin atau akrab disapa Haji Oding, Muhamad Rifki (Eki Pitung), Yahya Andi Saputra, Aziz Khafia, Muhammad Ichwan Ridwan (Boim) dan Ketua Umum Pemuda Cinta Tanah Air (PITA), Ervan Purwanto.<\/p>\n<p>Dailami Firdaus Dilantik Jadi Anggota DPD RI<br \/>\nSenator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus mengatakan, pelaksanaan FGD ini sangat penting untuk salah satunya menghasilkan formula yang akan diusulkan agar juga lebih memperhatikan kearifan lokal.<\/p>\n<p>\u201cFGD ini menjadi awal dari lokakarya selanjutnya. Hasil paripurna dari FGD ini nantinya akan kita serahkan kepada Pak Gubernur, DPRD DKI, serta DPR RI,\u201d ujarnya, usai pelaksanaan FGD.<\/p>\n<p>Dailami mengungkapkan, draf usulan terkait Jakarta ke depan perlu segera diselesaikan agar bisa menjadi bahan masukan penting bagi seluruh pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>\u201cKita targetkan ini sudah bisa rampung setidaknya dalam 40 hari mendatang,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dailami tidak menginginkan, revisi Undang Undang Nomor 29 Tahun 2007 ini seolah-olah hanya dikuasai oleh segelintir orang yang eksklusif saja.<\/p>\n<p>\u201cIni menyangkut nasib kita semua sebagai masyarakat Betawi ke depan dan masyarakat Jakarta umumnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, sebagai Senator dari Daerah Pemilihan (Dapil), dirinya akan terus berjuang untuk kepentingan dan kemaslahatan warga Jakarta, termasuk warga Betawi sebagai tuan rumah.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat Betawi adalah masyarakat yang terbuka, bisa dan siap berkolaborasi dengan siapa saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Soni Sumarsono menuturkan, semua kebijakan yang terjadi saat ini dalam hal pemindahan Ibukota adalah bagian dari konsep desentralisasi di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPerkembangan yang terjadi saat ini perlu segera disikapi untuk mempersiapkan Jakarta ke depan. Saya menyambut baik FGD ini sebagai respons untuk menentukan posisi Jakarta di masa mendatang,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Soni menjelaskan, Undang Undang 1945 Pasal 18B menyatakan negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan Undang Undang.<\/p>\n<p>\u201cKita harus punya fokus Jakarta ke depan sebagai apa? Saya mengusulkan Jakarta bisa menjadi pusat perdagangan dengan tentu pengembangan sektor pariwisata,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Selain itu, Soni juga memberikan rekomendasi agar perlu menata ulang daerah dengan pola penyesuaian daerah menjadi Provinsi Daerah Khusus Jakarta Raya.<\/p>\n<p>\u201cSaya juga mengusulkan adanya majelis masyarakat Betawi yang diposisikan sebagai representasi kultural dalam mekanisme pemerintahan daerah khusus. Sehingga, bisa mendapatkan alokasi dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, perlu juga pemikiran terkait posisi Jakarta secara pemerintahan. Apakah daerah bawahan akan menjadi kota\/kabupaten administratif atau daerah otonom?<\/p>\n<p>\u201cSaya harap pertemuan bersejarah ini bisa dilanjutkan lagi untuk dilakukan pembahasan secara lebih komprehensif lagi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>sumber : <a href=\"https:\/\/fokusatu.com\/bang-dai-inisiasi-fgd-akselerasi-perubahan-undang-undang-nomor-29-tahun-2007-pasca-jakarta-tidak-lagi-menjadi-ibukota\/\"><strong>FOKUSATU<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FOKUSATU-Para tokoh masyarakat Betawi menggelar focus group discussion (FGD) bertajuk \u201cAkselerasi Perubahan Undang Undang Nomor 29 Tahun 2007 Pasca Jakarta&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-2839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2839"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2841,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839\/revisions\/2841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2840"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}