{"id":3551,"date":"2024-08-22T06:10:13","date_gmt":"2024-08-22T06:10:13","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=3551"},"modified":"2024-12-16T06:19:28","modified_gmt":"2024-12-16T06:19:28","slug":"karena-banyak-tuai-kecaman-senator-dailami-firdaus-minta-dpr-ri-agar-mendengar-aspirasi-masyarakat-soal-uu-pilkada","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/karena-banyak-tuai-kecaman-senator-dailami-firdaus-minta-dpr-ri-agar-mendengar-aspirasi-masyarakat-soal-uu-pilkada\/","title":{"rendered":"Karena Banyak Tuai Kecaman, SENATOR DAILAMI FIRDAUS Minta DPR RI Agar Mendengar Aspirasi Masyarakat Soal UU Pilkada"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA (<a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2024\/08\/22\/karena-banyak-tuai-kecaman-senator-dailami-firdaus-minta-dpr-ri-agar-mendengar-aspirasi-masyarakat-soal-uu-pilkada\/\">POSBERITAKOTA<\/a>) \u2013<\/strong>\u00a0Karena banyak menuai kecaman,\u00a0<strong>Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI<\/strong>\u00a0diminta agar mau mendengar aspirasi masyarakat, pasca putusan\u00a0<strong>Mahkamah Konstitusi (MK)<\/strong>\u00a0soal ketentuan ambang batas pencalonan kepala daerah.<\/p>\n<p>Pasalnya, seusai putusan\u00a0<strong>MK<\/strong>\u00a0tersebut,\u00a0<strong>DPR RI<\/strong>\u00a0langsung melakukan pembahasan\u00a0<strong>Rancangan Undang Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU) Pilkada.\u00a0<\/strong>Bahkan,\u00a0<strong>ditengarai<\/strong>\u00a0sebagai upaya untuk\u00a0<strong>menganulir putusan MK\u00a0<\/strong>tersebut.<\/p>\n<p>Dari situ\u00a0<strong>eskalasi<\/strong>\u00a0aksi\u00a0<strong>unjuk rasa<\/strong>\u00a0pun terjadi di\u00a0<strong>Gedung Parlemen<\/strong>\u00a0<strong>DPR RI Senayan, Jakarta<\/strong>\u00a0dan di\u00a0<strong>sejumlah daerah.\u00a0<\/strong>Hal tersebut\u00a0<strong>seiring<\/strong>\u00a0dengan rencana\u00a0<strong>pengesahan<\/strong>\u00a0<strong>RUU Pilkada.<\/strong><\/p>\n<p>Karena itulah\u00a0<strong>Senator<\/strong>\u00a0Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI,\u00a0<strong>Prof Dr H Dailami Firdaus SH LL.M MBA<\/strong>\u00a0meminta agar\u00a0<strong>DPR RI<\/strong>\u00a0mau\u00a0<strong>mendengar aspirasi<\/strong>\u00a0dari\u00a0<strong>masyarakat<\/strong>\u00a0<strong>luas<\/strong>\u00a0secara seksama.<\/p>\n<p>\u201cMemang benar dan pasti ada pihak yang merasa diuntungkan maupun dirugikan atas putusan\u00a0<strong>MK<\/strong>\u00a0tersebut. Namun yang terpenting, sebagai\u00a0<strong>wakil rakyat,<\/strong>\u00a0kita juga harus\u00a0<strong>mendengar aspirasi riil<\/strong>\u00a0dari\u00a0<strong>masyarakat luas,<\/strong>\u201d katanya melalui keterangan resmi yang diterima\u00a0<em><strong>POSBERITAKOTA<\/strong><\/em>, Kamis (22\/8\/2024).<\/p>\n<p><strong>Prof Dailami<\/strong>\u00a0pun berharap bahwa baik\u00a0<strong>Legislatif, Eksekutif<\/strong>\u00a0maupun\u00a0<strong>Yudikatif<\/strong>\u00a0di\u00a0<strong>Republik Indonesia<\/strong>\u00a0ini, dapat\u00a0<strong>duduk bersama<\/strong>\u00a0dan memberi\u00a0<strong>penjelasan<\/strong>\u00a0secara jelas kepada\u00a0<strong>masyarakat<\/strong>\u00a0agar tidak\u00a0<strong>timbul kegaduhan<\/strong>. \u201cJadi, setelah melihat aksi demonstrasi yang begitu luas, sebaiknya semua bisa duduk bersama. Tolong hilangkan\u00a0<strong>ego sektoral<\/strong>,\u201d pintanya.<\/p>\n<p>Menurut\u00a0<strong>Senator<\/strong>\u00a0asal\u00a0<strong>DKI Jakarta<\/strong>\u00a0satu ini,\u00a0<strong>demokrasi<\/strong>\u00a0yang baik di\u00a0<strong>Indonesia<\/strong>, harus bisa\u00a0<strong>dijaga<\/strong>\u00a0<strong>marwahnya<\/strong>. Untuk itulah, lanjut\u00a0<strong>Prof Dailami<\/strong>, juga perlu dibuat\u00a0<strong>aturan<\/strong>\u00a0yang\u00a0<strong>komprehensif<\/strong>\u00a0dan jelas agar\u00a0<strong>tidak<\/strong>\u00a0terjadi\u00a0<strong>multitafsir<\/strong>.<\/p>\n<p>\u201cMakanya, kepastian hukum itu sangat perlu. Bahkan dalam penyusunan Undang-Undang, sebaiknya dilakukan secara sempurna agar dapat berlaku jangka panjang. Selain itu, unsur masyarakat pun, harus ikut dilibatkan,\u201d paparnya, panjang lebar.<\/p>\n<p>Disebutkan\u00a0<strong>Prof Dailami<\/strong>\u00a0bahwa kita baru saja memperingati\u00a0<strong>Hari<\/strong>\u00a0<strong>Kemerdekaan RI<\/strong>\u00a0dan dilanjutkan hari konstitusi, lalu sekarang sebagai\u00a0<strong>wakil rakyat<\/strong>\u00a0malah menjadi contoh tontonan dimana sebagai\u00a0<strong>aktor<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>pelaku<\/strong>\u00a0yang\u00a0<strong>tidak mengidahkan konstitusi.<\/strong>\u00a0Bahkan\u00a0<strong>terindikasi melanggarnya<\/strong>\u00a0demi\u00a0<strong>kepentingan<\/strong>\u00a0<strong>pribadi<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>golongan<\/strong>\u00a0saja.<\/p>\n<p>Pada bagian lain lagi,\u00a0<strong>Prof Dailami<\/strong>\u00a0menekankan bahwa\u00a0<strong>UU Pilkada<\/strong>\u00a0berdampak langsung pada\u00a0<strong>kehidupan masyarakat<\/strong>\u00a0di daerah, sehingga sangat penting bagi\u00a0<strong>Pemerintah<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>DPR<\/strong>\u00a0untuk membuka\u00a0<strong>ruang dialog<\/strong>\u00a0yang lebih luas dengan\u00a0<strong>masyarakat<\/strong>\u00a0dan berbagai\u00a0<strong>pemangku kepentingan.<\/strong><\/p>\n<p>\u201cSedangkan\u00a0<strong>rakyat<\/strong>\u00a0itu sendiri merupakan\u00a0<strong>pemegang kedaulatan<\/strong>\u00a0<strong>tertinggi<\/strong>\u00a0dalam\u00a0<strong>demokrasi<\/strong>\u00a0kita. Oleh karenanya, aspirasi dan kepentingan mereka harus menjadi prioritas dalam pembahasan\u00a0<strong>UU<\/strong>\u00a0<strong>Pilkada<\/strong>.\u00a0<strong>Pemerintah<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>DPR RI<\/strong>\u00a0harus mampu menunjukkan komitmen mereka terhadap demokrasi dengan bersikap terbuka dan berdialog secara konstruktif dengan rakyat,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Selanjutnya,\u00a0<strong>Prof Dailami<\/strong>\u00a0juga mengingatkan agar setiap keputusan yang diambil dalam pembahasan\u00a0<strong>UU Pilkada<\/strong>\u00a0tidak hanya didasarkan pada\u00a0<strong>kepentingan<\/strong>\u00a0politik\u00a0<strong>jangka pendek.<\/strong>\u00a0Tetapi harus mempertimbangkan kepentingan jangka panjang yang dapat membawa kemajuan bagi seluruh daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Di bagian akhir,\u00a0<strong>Prof Dailami<\/strong>\u00a0menambahkan diperlukannya langkah berani dari semua pemangku kepentingan untuk bersepakat terhadap aturan yang akan digunakan. Sebab, tahapan pendaftaran\u00a0<strong>Pilkada<\/strong>\u00a0melalui\u00a0<strong>partai politik (Parpol)<\/strong>\u00a0tinggal menghitung hari.<\/p>\n<p>\u201cIni\u00a0<em>kan<\/em>\u00a0<strong>waktunya<\/strong>\u00a0sudah sangat\u00a0<strong>mepet<\/strong>. Jadi, perlu ada\u00a0<strong>keputusan<\/strong>\u00a0<strong>cepat<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>tepat<\/strong>\u00a0dari unsur\u00a0<strong>pimpinan Yudikatif, Legislatif<\/strong>\u00a0maupun\u00a0<strong>Eksekutif<\/strong>\u00a0dalam menyikapi persoalan tersebut,\u201d katanya, mengakhiri.\u00a0<strong>\u00a9 RED\/AGUS SANTOSA<\/strong><\/p>\n<p>sumber : <strong><a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2024\/08\/22\/karena-banyak-tuai-kecaman-senator-dailami-firdaus-minta-dpr-ri-agar-mendengar-aspirasi-masyarakat-soal-uu-pilkada\/\">POSBERITAKOTA<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (POSBERITAKOTA) \u2013\u00a0Karena banyak menuai kecaman,\u00a0Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI\u00a0diminta agar mau mendengar aspirasi masyarakat, pasca putusan\u00a0Mahkamah Konstitusi (MK)\u00a0soal ketentuan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-3551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3551","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3551"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3555,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3551\/revisions\/3555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3552"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}