{"id":3603,"date":"2024-08-14T06:04:27","date_gmt":"2024-08-14T06:04:27","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=3603"},"modified":"2024-12-17T06:05:39","modified_gmt":"2024-12-17T06:05:39","slug":"larang-paskibraka-muslimah-kenakan-jilbab-bpip-dikecam-keras-senator-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/larang-paskibraka-muslimah-kenakan-jilbab-bpip-dikecam-keras-senator-jakarta\/","title":{"rendered":"Larang Paskibraka Muslimah Kenakan Jilbab, BPIP Dikecam Keras Senator Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"https:\/\/ratas.id\/2024\/08\/14\/larang-paskibraka-muslimah-kenakan-jilbab-bpip-dikecam-keras-senator-jakarta\/\">RATAS<\/a> \u2013<\/strong>\u00a0Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dikecam keras oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Prof. Dr. H. Dailami Firdaus. Senator Daerah Pemilihan DKI Jakarta itu mengecam BPIP karena membuat larangan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional muslimah mengenakan jilbab.<\/p>\n<p>Bang Dailami, sapaan akrab Dailami Firdaus, sangat kecewa dengan pencopotan jilbab para petugas Paskibraka Nasional tahun ini. \u201cIni bentuk kemunduran dalam menjaga kebhinekaan dan keragaman bangsa ini,\u201d cetusnya, kepada redaksi Kantor Berita\u00a0<em>ratas.id<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 Agustus 2024, Bang Dailami menandaskan, pelarangan jilbab itu jelas merupakansuatu tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. \u201cSerta tidam mengedepankan makna yang terkandung dalam Pancasila. Percuma selalu berkoar-koar untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan. Tetapi, kenyataannya berbanding terbalik,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Bahkan, kata senator itu, di momen yang sangat sakral yaitu dalam rangka memperingati hari kemerdekaan negeri ini, kita diperlihatkan bagaimana terampasnya hak petugas Paskibraka muslimah yang harus menanggalkan jilbabnya untuk dapat tetap bertugas sebagai pengibar bendera. \u201cKita ketahui bersama, sebelumnya pembinaan Paskibraka masih di bawah Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) tidak ada masalah perihal seperti ini,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Bahkan, sambungnya, tidak ada larangan dan tekanan untuk menanggalkan jilbab. \u201cUntuk Paskibraka muslimah berjalan dengan baik saat di bawah Kemenpora,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Justru ketika pembinaannya di bawah BPIP yang notabene harus menguatkan nilai-nilai Pancasila yaitu mengedepankan toleransi serta kerukunan serta persatuan dan kesatuan malah justru sebaliknya. \u201cMalah mendegradasi nilai-ilai yang terkandung di dalam Pancasila,\u201d kesalnya.<\/p>\n<p>Ia pun mengkritik dan mengecam keras BPIP. \u201cCatatan buruk dan sangat fatal untuk BPIP sebagai lembaga yang seharusnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara malahan justru melakukan tindakan yang menjadikan lembaga ini jauh melenceng daripada nilai-nilai Pancasila,\u201d ketusnya.<\/p>\n<p><strong>Tidak Boleh Terjadi Lagi<\/strong><\/p>\n<p>Ia meminta agar peristiwa seperti ini tidak boleh terjadi lagi. \u201cDan ini harus menjadi catatan serta perhatian khusus pemerintah.<br \/>\nSaya meminta pemerintah untuk dapat menindak dengan tegas apabila ditemukan unsur paksaan kepada para petugas Paskibraka muslimah untuk mencopot jilbabnya agar dapat tetap terpilih untuk bertugas,\u201d pungkasnya keras. (AGS)<\/p>\n<p>sumber : <strong><a href=\"https:\/\/ratas.id\/2024\/08\/14\/larang-paskibraka-muslimah-kenakan-jilbab-bpip-dikecam-keras-senator-jakarta\/\">RATAS<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RATAS \u2013\u00a0Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dikecam keras oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Prof. Dr. H.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-3603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3603"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3608,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3603\/revisions\/3608"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3607"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}