{"id":4125,"date":"2025-07-29T14:19:30","date_gmt":"2025-07-29T07:19:30","guid":{"rendered":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=4125"},"modified":"2025-07-30T13:27:37","modified_gmt":"2025-07-30T06:27:37","slug":"senator-dki-dailami-firdaus-tiga-bulan-uang-diblokir-malah-bikin-warga-takut-nabung-di-bank","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/senator-dki-dailami-firdaus-tiga-bulan-uang-diblokir-malah-bikin-warga-takut-nabung-di-bank\/","title":{"rendered":"Senator DKI, DAILAMI FIRDAUS : \u201cTiga Bulan Uang Diblokir Malah Bikin Warga Takut Nabung di Bank\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA (<a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2025\/07\/29\/senator-dki-dailami-firdaus-tiga-bulan-uang-diblokir-malah-bikin-warga-takut-nabung-di-bank\/\">POSBERITAKOTA<\/a>) \u2013<\/strong>\u00a0Adanya rencana\u00a0<strong>pemblokiran<\/strong>\u00a0<strong>rekening bank<\/strong>\u00a0yang\u00a0<strong>tidak aktif<\/strong>\u00a0selama\u00a0<strong>tiga bulan,<\/strong>\u00a0karuan saja dapat\u00a0<strong>memicu kekhawatiran<\/strong>\u00a0ditengah\u00a0<strong>masyarakat<\/strong>. Bahkan aturan yang diklaim sebagai upaya mencegah penyalahgunaan rekening, justru dinilai\u00a0<strong>berpotensi<\/strong>\u00a0<strong>merusak kepercayaan<\/strong>\u00a0<strong>publik<\/strong>\u00a0terhadap\u00a0<strong>sistem perbankan nasional.<\/strong><\/p>\n<p>Mensikapi terhadap apa yang tengah ramai jadi perbincangan di masyarakat,\u00a0<strong>Senator (DPD RI) dari Dapil DKI Jakarta<\/strong>,\u00a0<strong>Prof Dr H Dailami Firdaus SH LL.M\u00a0<\/strong>menegaskan bahwa kebijakan semacam itu jika harus dijalankan perlu diterapkan dengan hati-hati dan berpihak pada keadilan.<\/p>\n<p>\u201cJika uang itu hasil dari kejahatan, seperti\u00a0<strong>judi online<\/strong>\u00a0atau\u00a0<strong>pencucian<\/strong>\u00a0<strong>uang<\/strong>, tentu wajar\u00a0<strong>diblokir<\/strong>. Tapi bagaimana dengan masyarakat biasa yang menyimpan uang untuk sekolah anak, hajatan keluarga atau kebutuhan masa depan?\u201d Begitu kata\u00a0<strong>Dialami<\/strong>\u00a0<strong>Firdaus<\/strong>\u00a0penuh tanda tanya dalam keterangannya kepada\u00a0<em><strong>POSBERITAKOTA<\/strong><\/em>\u00a0di Jakarta, Selasa (29\/7\/2025).<\/p>\n<p>Ditambahkan\u00a0<strong>Pimpinan Komite III<\/strong>\u00a0<strong>DPD RI<\/strong>\u00a0satu ini bahwa banyak masyarakat Indonesia, khususnya yang bekerja di sektor informal atau musiman. Sebut saja seperti kalangan petani, nelayan maupun pedagang kecil.<\/p>\n<p>Menurut\u00a0<strong>Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0lebih lanjut, mereka tidak selalu melakukan transaksi setiap bulan. Jika rekening mereka dianggap \u201cdiam\u2019 dan langsung diblokir, maka potensi ketidakadilan sangat besar.<\/p>\n<p>\u201cHal ini kan bukan sekadar soal teknis perbankan. Tapi, soal rasa aman. Kalau rakyat mulai takut menyimpan uang di bank karena takut diblokir, bisa jadi tanda bahaya bagi sistem keuangan kita,\u201d ujarnya, panjang lebar.<\/p>\n<p>Selanjutnya,\u00a0<strong>Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0mengungkapkan bahwa prinsip dasar dalam hukum dan demokrasi harus menjadi pijakan utama. Dimana harta masyarakat tidak boleh dibatasi tanpa alasan hukum yang sah dan proses yang transparan.<\/p>\n<p>\u201cMaka itu, saya juga mengingatkan bahwa proses pemblokiran maupun pembukaan blokir kerap tidak mudah. Jangan membebani masyarakat kecil yang tidak selalu memahami prosedur birokrasi perbankan,\u201d pintanya.<\/p>\n<p>Karena itulah,\u00a0<strong>Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0menawarkan beberapa solusi konkret agar niat baik menjaga integritas sistem keuangan tidak berbalik menjadi ketidakadilan. Pemblokiran hanya bisa dilakukan untuk rekening mencurigakan yang memiliki indikasi kuat terlibat dalam aktivitas kriminal atau melanggar hukum.<\/p>\n<p>Kemudian, lanjut dia perlu sosialisasi yang masif dan terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan atau kesalahpahaman. Juga perlu koordinasi lintas lembaga, antara bank, otoritas pengawas dan pembuat regulasi agar kebijakan ini tidak berjalan sepihak.<\/p>\n<p>\u201cJadi memang perlu landasan hukum yang kuat dan transparan. Bukan semata-mata keputusan administratif sepihak dari perbankan. Tolong jangan asal blokir hanya karena sistem deteksi menyebut rekening diam. Tapi, lihat konteksnya, cek historinya. Juga yang paling penting komunikasikan kebijakan ini dengan jujur kepada publik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Diingatkan\u00a0<strong>Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0bahwa masyarakat berhak mengkritisi kebijakan pemblokiran rekening bank tiga bulan tidak ada transaksi. Sehingga, kebijakan yang memicu kegaduhan dan merugikan masyarakat bisa tidak diterapkan.<\/p>\n<p>\u201cKita tidak anti-pengawasan. Tapi, jangan sampai semangat menjaga sistem berubah menjadi kebijakan yang memberangus hak masyarakat. Ingat, fondasi bank adalah kepercayaan nasabah. Tanpa itu, tidak ada lagi yang namanya tempat aman untuk menabung,\u201d tutup\u00a0<strong>Senator DKI Jakartan<\/strong>yang sudah \u2018<em>manggung<\/em>\u2018 di\u00a0<strong>Senayan<\/strong>\u00a0selama tiga periode tersebut.\u00a0<strong>\u00a9 RED\/AGUS SANTOSA<\/strong><\/p>\n<p>sumber : <strong><a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2025\/07\/29\/senator-dki-dailami-firdaus-tiga-bulan-uang-diblokir-malah-bikin-warga-takut-nabung-di-bank\/\">POSBERITAKOTA<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (POSBERITAKOTA) \u2013\u00a0Adanya rencana\u00a0pemblokiran\u00a0rekening bank\u00a0yang\u00a0tidak aktif\u00a0selama\u00a0tiga bulan,\u00a0karuan saja dapat\u00a0memicu kekhawatiran\u00a0ditengah\u00a0masyarakat. Bahkan aturan yang diklaim sebagai upaya mencegah penyalahgunaan rekening, justru&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4128,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[103],"class_list":["post-4125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-posberitakota"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4125"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4130,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4125\/revisions\/4130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4128"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}