{"id":4386,"date":"2025-09-23T11:44:34","date_gmt":"2025-09-23T04:44:34","guid":{"rendered":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=4386"},"modified":"2025-11-08T11:48:13","modified_gmt":"2025-11-08T04:48:13","slug":"skandal-makan-gratis-senator-dailami-jangan-biarkan-anak-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/skandal-makan-gratis-senator-dailami-jangan-biarkan-anak-jadi-korban\/","title":{"rendered":"Skandal Makan Gratis? Senator Dailami: Jangan Biarkan Anak Jadi Korban!"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, CAKRAWARTA.com \u2013<\/strong>\u00a0Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digembar-gemborkan pemerintah sebagai proyek mulia untuk menyehatkan anak bangsa kini terancam berubah jadi skandal nasional. Pasalnya, kasus dugaan keracunan massal yang mencuat di berbagai daerah menimbulkan kecemasan publik.<\/p>\n<p>Senator DPD RI Dailami Firdaus, Wakil Ketua Komite III DPD RI, angkat suara lantang. Ia memperingatkan agar program ini jangan sampai berubah menjadi mimpi buruk bagi anak-anak Indonesia.<br \/>\n<em>\u201c<\/em>Makan bergizi gratis jangan sampai berubah menjadi makan berisiko! Keselamatan anak-anak adalah harga mati,\u201d tegasnya, Selasa (23\/9\/2025) dini hari.<\/p>\n<p>Menurut Dailami, kasus keracunan yang melanda sejumlah daerah mulai dari Jawa hingga Sulawesi, adalah bukti bahwa tata kelola MBG masih jauh dari aman.<br \/>\n\u201cProgram yang dimaksudkan untuk mencerdaskan bangsa justru bisa jadi ancaman kesehatan bila pengelolaan amburadul,\u201d kritiknya.<\/p>\n<p>Ia menyoroti fakta banyak dapur baru belum siap mengolah ribuan porsi makanan. Risiko kontaminasi dari penyimpanan, proses memasak, hingga distribusi tanpa rantai dingin atau panas yang memadai, membuat anak-anak berada di \u201czona kritis\u201d.<br \/>\n\u201cMemasak untuk sepuluh orang jelas berbeda dengan memasak untuk ribuan. Jika dapur belum teruji, yang jadi taruhan adalah kesehatan generasi penerus,\u201d kata Dailami.<\/p>\n<p>Senator ini mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap pemasok bahan baku hingga dapur pengolah makanan. Ia bahkan mendorong adanya\u00a0<em>dashboard<\/em>\u00a0insiden nasional untuk mempublikasikan data keracunan secara terbuka.<br \/>\n\u201cTransparansi bukan pilihan, tapi keharusan. Publik berhak tahu sejauh mana keamanan pangan anak-anak terjamin,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dailami juga mengingatkan bahwa bergizi bukan berarti asal kenyang. Menu sederhana berbasis bahan lokal seperti telur, sayuran segar, ikan, hingga daging ayam, dinilai jauh lebih sehat ketimbang makanan kemasan atau olahan berlebihan.<br \/>\n\u201cMBG bukan hanya soal memberi makan, tapi juga membangun kebiasaan sehat jangka panjang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Alarm Serius untuk Pemerintah<\/strong><\/p>\n<p>Senator Dailami merinci enam langkah konkret yang harus segera dilakukan:<\/p>\n<ol>\n<li>Penegakan standar keamanan pangan dari hulu ke hilir.<\/li>\n<li>Audit menyeluruh pemasok dan dapur.<\/li>\n<li>Tahapan operasional dapur baru sebelum melayani massal.<\/li>\n<li>Transparansi insiden keracunan melalui laporan terbuka.<\/li>\n<li>Perbaikan menu dengan gizi seimbang berbasis bahan lokal.<\/li>\n<li>Pelatihan dan sertifikasi tenaga dapur dalam skala besar.<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u201cSetiap kasus keracunan adalah alarm keras, bukan insiden biasa. Jangan sampai anak-anak kita jadi korban kelalaian negara,\u201d tutup Dailami dengan nada tegas. (*)<\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.cakrawarta.com\/skandal-makan-gratis-senator-dailami-jangan-biarkan-anak-jadi-korban.html\">cakrawarta.com<\/a>,<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, CAKRAWARTA.com \u2013\u00a0Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digembar-gemborkan pemerintah sebagai proyek mulia untuk menyehatkan anak bangsa kini terancam berubah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[104],"class_list":["post-4386","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","tag-cakrawarta-com"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4386","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4386"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4386\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4389,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4386\/revisions\/4389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3890"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}