{"id":1298,"date":"2016-04-30T03:51:39","date_gmt":"2016-04-30T03:51:39","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=1298"},"modified":"2016-04-30T03:51:39","modified_gmt":"2016-04-30T03:51:39","slug":"jantung-dan-pusat-akal-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/jantung-dan-pusat-akal-manusia\/","title":{"rendered":"Jantung dan Pusat Akal Manusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/brain-heart-circuit-2-640x480.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1299 alignleft\" src=\"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/brain-heart-circuit-2-640x480-300x300.jpg\" alt=\"brain-heart-circuit-2-640x480\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/brain-heart-circuit-2-640x480-300x300.jpg 300w, https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/brain-heart-circuit-2-640x480-150x150.jpg 150w, https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/brain-heart-circuit-2-640x480-1024x1024.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Dan kami (Allah) telah jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia; mereka memiliki qulub (jantung) akan tetapi jantungnya tidak mereka gunakan untuk memahami; mereka memiliki mata tapi tidak mereka gunakan untuk melihat; dan mereka memiliki telinga akan tetapi tidak mereka gunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka layaknya binatang ternak, bahkan lebih rendah daripada itu, dan merekalah orang-orang yang lalai. (QS. Al-A\u2019raaf, 179)<\/em><\/p>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pertanyaan:<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Apakah pusat keimanan dan kesabaran manusia ada di dalam jantung (Al-Qalbu) ? Dan jika demikian, maka bagaimana keadaannya jika jantung itu dioperasi dan digantikan dengan jantung buatan ? Dan apakah jantung yang disebutkan di dalam Al-Qur\u2019an dan Al-Sunnah sama dengan jantung yang disebut dalam ilmu anatomi?<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Jawaban:<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Kami pernah meneliti permasalahan ini dan kami sudah menemukan jawabannya. Sejak beberapa saat, kami mengutus seorang utusan ke Pusat penelitian aktivitas jantung buatan di Amerika. Maka terjadilah dialog sebagaiberikut:<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Utusan kami: Kalau diperbolehkan, kami ingin bertemu dengan pasien (orang yang baru diganti jantungnya dengan jantung buatan).<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Para pakar jantung: Tidak boleh, Anda tidak diizinkan untuk mewawancarainya !!<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Utusan kami: Kenapa tidak boleh, kami hanya ingin menemui dan bertanya kepadanya .\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Maka para pakar jantung tersebut menolak dan terus menolaknya dengan keras.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Para pakar jantung: Informasi apa yang ingin anda peroleh dari pasien kami, kami akan memberikannya kepada anda\u201d.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Utusan kami: Kalau Rabb kami Allah ta\u2019alaa mengizinkan, maka informasi yang kami peroleh akan menjadi bukti mukjizat kebenaran Al-Qur\u2019an secara ilmiah dan kami akan membicarakannya di waktu-waktu mendatang. Ini, insya Allah, akan kalian saksikan dan kalian ketahui\u201d.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Maka kami pun menyepakati dan mengikuti. Dan ternyata di sana ada salah seorang profesor dari Univ. Al-Mulk Abdul Aziz. Dia berkata kepadaku, \u201cApakah anda belum mendengar informasi baru ?\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Utusan kami: Tentang apa?\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Profesor: Diberitakan di sebuah harian sejak 3,5 tahun yang lalu. Harian tersebut mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengungkap bahwa jantung bukan hanya tempat bagi darah semata!!! Bahkan, juga merupakan pusat akal dan berfikir manusia.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Utusan kami: Allahu Akbar, tunjukan kepada kami harian (koran) itu.\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Maka kami pun menerima koran tersebut, dan sampai kini koran tersebut ada padaku\u201d. Ini yang pertama.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Kemudian waktu pun berlalu, kami hadir di pusat penggantian jantung di Yordania. Aku katakan bahwa negeri ini adalah negeri Arab, mungkin kita akan lebih mudah insya Allah untuk mendapatkan informasi tentang hal itu. Dan mungkin juga kita bisa melihat dengan mata kepala kita. Maka salah seorang yang terus mengikuti pembicaraan ini berkata, \u201cApakah anda pernah mendengar sebuah konferensi pers tentang orang pertama yang diganti jantungnya?\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Aku katakan, \u201cBelum pernah.\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Ia berkata, \u201cKonferensi pers tersebut mengatakan bahwa andai anda bersama dengan kami di dalam rumah tentu kalian akan melihat\/menyaksikan perilaku ini , tentu kalian tidak mengira bahwa aku akan begini. Masih tersisa satu masalah, akan tetapi hal itu di luar konteks pembahasannya.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Pagi hari ini, salah seorang dokter Saudi Arabia yang sedang sibuk konsentrasi dalam penggantian jantung menghubungiku dan dirinya ingin kembali berbicara tentang pembahasan yang tertinggal tersebut.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Maka aku pun menanyakannya: Aku ingin pembicaraan kita tentang perubahan-perubahan akal dan fikiran dan emosional yang terjadi, dan kemampuan untuk memilih pada orang yang diganti jantungnya. Apa yang terjadi ?\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Dokter : Pertama, aku ingin katakan kepada anda satu informasi yang sedang dihadapi para dokter yang melakukan penggantian jantung, bahwa jantung baru yang dipasang pada tubuh pasien tidak memiliki emosi dan perasaan\u201d.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Saya berkata: maksudnya bagaimana?\u201d<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Dokter: \u201cOrang yang dipasangi Jantung tersebut jika aku mendekatinya dengan tiba-tiba, dia tidak merespon samasekali, seolah tidak ada sesuatu mengancamnya, jantungnya seolah dingin tidak bisa mengirimkan merespon apapun ke seluruh organ tubuhnya\u201d.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Aku berkata: Ini insya Allah akan mengungkap sejumlah hal yang merupakan mukjizat Al-Qur\u2019an dan akan menjelaskan apa yang selama ini kita teliti, sabarlah sebentar, sebab masalah ini masih dalam permulaan dan mereka pun mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengungkap bahwa jantung, di dalamnya terdapat hormon-hormon akal dan berfikir. Hormon inilah yang mengirimkan perintah-perintah akal ke seluruh organ tubuh, dan sesungguhnya jantung adalah pusat akal dan berfikir, danbukanlah sekedar tempat sirkulasi darah semata. Allah benar-benar Maha Mengetahui, dan waktu yang kami janjikan sudah dekat, insya Allah.<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">Allah berfirman:<\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\"><em><br \/>\n<\/em><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><em><br \/>\n<\/em><\/div>\n<div id=\"_mcePaste\" style=\"text-align: justify;\">( Sumber: Al-I\u2019jaaz Al-Ilmiy fii Al-Qur\u2019an wa Al-Sunnah ) ( 10122003M\/14101424H )<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dan kami (Allah) telah jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia; mereka memiliki qulub (jantung) akan tetapi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1299,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[90],"tags":[],"class_list":["post-1298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan-pengetahuan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1298"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1300,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1298\/revisions\/1300"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1299"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}