{"id":2204,"date":"2018-01-16T07:20:02","date_gmt":"2018-01-16T07:20:02","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=2204"},"modified":"2018-01-16T07:21:26","modified_gmt":"2018-01-16T07:21:26","slug":"impor-beras-khusus-maksudnya-apa-pak-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/impor-beras-khusus-maksudnya-apa-pak-presiden\/","title":{"rendered":"Impor Beras Khusus Maksudnya Apa Pak Presiden?"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mempertanyakan kebijakan pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand. Terutama dengan adanya predikat \u2018khusus\u2019 yang baru-baru ini disematkan oleh Kementerian Pertanian (<a href=\"http:\/\/www.jurnas.com\/tags\/Kementan\/\">Kementan<\/a>).<\/p>\n<p>Menurut Anggota\u00a0<a href=\"http:\/\/www.jurnas.com\/tags\/DPD%20RI\/\">DPD RI<\/a>\u00a0asal DKI Jakarta Dailami Firdaus, ada yang yang janggal dengan keterangan pemerintah, bahwa beras khusus merupakan jenis beras yang tidak diproduksi oleh petani.<\/p>\n<p>\u201cJelas masyarakat seperti didorong untuk membiasakan dengan produk dari Vietnam dan Thailand,\u201d kata Dailami dalam siaran pers, Minggu (14\/1) di Jakarta.<\/p>\n<p>Meski diembel-embeli beras khusus, Dailami mempertanyakan alasan penting yang mendesak pemerintah harus melakukan impor beras menjelang musim panen.<\/p>\n<p>Menurut Dailami, kebijakan ini jelas tidak memihak masyarakat bawah. Di saat masyarakat membutuhkan kestabilan harga, serta peningkatan kesejahteraan, pemerintah malah melemahkan harapan itu melalui impor beras. Padahal sebelumnya pemerintah sudah yakin tidak akan melakukan impor beras pada 2018.<\/p>\n<p>\u201cKebijakan ini harus ditinjau kembali. Bila masalah pangan selalu dengan solusi impor, maka jelas masalah klasik akan ditangani dengan klasik pula. Tidak ada terobosan, atau hanya mengambil mudahnya saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mempertanyakan kebijakan pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand. Terutama dengan adanya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2205,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-2204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2206,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2204\/revisions\/2206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}