{"id":3137,"date":"2023-05-30T09:14:39","date_gmt":"2023-05-30T09:14:39","guid":{"rendered":"http:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=3137"},"modified":"2023-05-30T09:14:39","modified_gmt":"2023-05-30T09:14:39","slug":"sebagai-senator-dki-prof-dailami-firdaus-dorong-majelis-adat-betawi-masuk-kedalam-pasal-di-ruu-tentang-perubahan-uu-no-29-tahun-2007","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/sebagai-senator-dki-prof-dailami-firdaus-dorong-majelis-adat-betawi-masuk-kedalam-pasal-di-ruu-tentang-perubahan-uu-no-29-tahun-2007\/","title":{"rendered":"Sebagai Senator DKI, PROF DAILAMI FIRDAUS Dorong Majelis Adat Betawi Masuk Kedalam Pasal di RUU Tentang Perubahan UU No 29 Tahun 2007"},"content":{"rendered":"<p><strong>DEPOK (<a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2023\/05\/29\/sebagai-senator-dki-prof-dailami-firdaus-dorong-majelis-adat-betawi-masuk-kedalam-pasal-di-ruu-tentang-perubahan-uu-no-29-tahun-2007\/\">POSBERITAKOTA<\/a>)\u00a0<\/strong>\u25a0 Senator DKI Jakarta\u00a0<strong>Prof Dr H Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0<strong>SH LLM<\/strong>\u00a0mendorong\u00a0<strong>Majelis Adat Betawi<\/strong>\u00a0sebagai representatif\u00a0<strong>Masyarakat<\/strong>\u00a0<strong>Inti Jakarta\u00a0<\/strong>untuk masuk kedalam Pasal di\u00a0<strong>RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 29 Tahun<\/strong>\u00a0<strong>2007<\/strong>, yakni tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Harapan tersebut di atas disampaikan\u00a0<strong>Bang Dai,<\/strong>\u00a0panggilan akrab\u00a0<strong>Prof Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0sebagai Anggota DPD RI (Senator-red) Dapil DKI Jakarta yang juga merupakan putra dari almarhumah\u00a0<strong>Prof Dr Hj<\/strong>\u00a0<strong>Tuty Alawiyah AS<\/strong>\u00a0dan cucu ulama Kharismatik Betawi almarhum\u00a0<strong>KH<\/strong>\u00a0<strong>Abdullah Syafi\u2019i,<\/strong>\u00a0saat hadir dalam acara Uji Publik UU Inisiatif DPD RI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Senin (29\/5\/2023).<\/p>\n<p>Dalam pandangannya bahwa klausul tentang terakomodirnya\u00a0<strong>Masyarakat<\/strong>\u00a0<strong>Adat Betawi<\/strong>\u00a0adalah sesuai dengan amanah dalam UUD NRI 1945 Pasal 18B Ayat 2. \u201cNegara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak tradisionalnya, sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat maupun prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diatur dalam undang-undang,\u201d tutur\u00a0<strong>Prof Dailami Firdaus.<\/strong><\/p>\n<p>Ditambahkan dia bahwa setelah Undang Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara disahkan, maka kedepan kepentingan\u00a0<strong>Betawi<\/strong>\u00a0sebagai\u00a0<strong>Masyarakat Inti Jakarta,<\/strong>\u00a0harus juga menjadi prioritas.\u201dSeperti kita tahu betapa banyak hal yang akan menjadi\u00a0<em>concern<\/em>\u00a0kaum\u00a0<strong>Betawi<\/strong>\u00a0di\u00a0<strong>Jakarta<\/strong>. Mulai dari sistem pemerintahan, pembagian keuangan daerah sampai pada bagaimana\u00a0<strong>Majelis Adat Betawi<\/strong>\u00a0menyatu sebagai satu kesatuan pemerintahan di Jakarta,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut\u00a0<strong>Prof Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0menambahkan bahwa revisi UU Daerah Khusus Jakarta jelas menyangkut nasib masyarakat\u00a0<strong>Betawi<\/strong>\u00a0sebagai\u00a0<strong>Masyarakat Inti<\/strong>\u00a0<strong>Jakarta<\/strong>\u00a0kedepan dan juga masyarakat Jakarta pada umumnya. Oleh karenanya,\u00a0<strong>Revisi UU<\/strong>\u00a0itu harus mengusung semangat disentralisasi asimentris untuk memaksimalkan potensi\u00a0<strong>Poleksosbud (Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya)<\/strong>\u00a0untuk menghadapi berbagai masalah Jakarta kedepan dan melindungi kearifan lokal.<\/p>\n<p>\u201cMaka dari itu, tentunya perlu dilakukan penyempurnaan lebih lanjut lagi dalam draft\u00a0<strong>RUU<\/strong>\u00a0tentang\u00a0<strong>Perubahan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007,<\/strong>\u00a0yakni tentang\u00a0<strong>Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta<\/strong>\u00a0sebagai\u00a0<strong>Ibu Kota Negara Kesatuan Republik<\/strong>\u00a0<strong>Indonesia<\/strong>,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p><strong>Prof Dailami Firdaus<\/strong>\u00a0pun menyebut ada\u00a0<strong>tiga point krusial<\/strong>\u00a0yang ada didalam\u00a0<strong>RUU<\/strong>\u00a0tersebut. Pertama soal keberadaan\u00a0<strong>Majelis<\/strong>\u00a0<strong>Adat Betawi<\/strong>\u00a0yang merupakan representatif masyarakat Inti Jakarta dan harus dilibatkan dalam segala perumusan kebijakan di Jakarta kedepan. Kedua sistem pemerintahan pemilihan tetap harus dilakukan dengan memilih\u00a0<strong>Gubernur<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Wakil Gubernur<\/strong>\u00a0secara langsung dan melibatkan\u00a0<strong>Majelis Adat Betawi.<\/strong><\/p>\n<p>Sedangkan point ketiga adalah mengenai keuangan daerah maka, selain\u00a0<strong>Dana Bagi Hasil (DBH)<\/strong>\u00a0yang selama ini diterima oleh\u00a0<strong>DKI Jakarta<\/strong>\u00a0dari\u00a0<strong>Pemerintah Pusat<\/strong>. Tentu perlu juga adanya dana alokasi khusus dalam rangka diperuntukan mempercepat pembangunan di Jakarta, terutama untuk akses konektifitas di\u00a0<strong>Wilayah Kepulauan Jakarta (Kepulauan Seribu).<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu senada dengan\u00a0<strong>Tim<\/strong>\u00a0<strong>Ahli RUU<\/strong>\u00a0tersebut,\u00a0<strong>Prof Dr Djohermansyah Djohan MA<\/strong>, mengatakan Pasal 41 ayat 4 UU IKN No 3 Tahun 2022, justru mengatur tentang Jakarta dan harus menjadi daerah khusus pasca tidak lagi menjadi Ibukota terutama soal\u00a0<strong>Dana Alokasi Kekhususan.<\/strong>\u201cJadi, dalam rangka mendukung kemampuan fiscal, Jakarta dapat menerima DAU minimal sebesar jumlah belanja pegawai berupa gaji pokok dan tunjangan,\u201d ungkap\u00a0<strong>Prof Djohermansyah.<\/strong><\/p>\n<p>Hasil dari kegiatan\u00a0<strong>Uji Sahih<\/strong>\u00a0ini\u00a0<strong>Tim<\/strong>\u00a0<strong>Ahli<\/strong>\u00a0akan melakukan upaya-upaya penyempurnaan soal masukan \u2013 masukan yang disampaikan. Sehingga target terkait\u00a0<strong>UU No 29<\/strong>\u00a0<strong>Tahun 2007<\/strong>\u00a0seharusnya dilakukan perubahan paling lambat dua tahun sejak\u00a0<strong>UU IKN No 3 Tahun 2022<\/strong>\u00a0ditetapkan. Artinya pada bulan Pebruari 2024 nanti perubahan\u00a0<strong>UU<\/strong>\u00a0<strong>No 29 Tahun 2007<\/strong>\u00a0telah rampung. \u201cBahkan, kami bersama\u00a0<strong>Tim Ahli<\/strong>\u00a0akan melakukan penyempurnaan terhadap\u00a0<strong>RUU<\/strong>\u00a0sehingga mampu mengakomodir masukan-masukan yang disampaikan didalam forum ini,\u201d kata\u00a0<strong>Prof Djohermansyah.<\/strong><\/p>\n<p>Nampak ikut hadir dalam kegiatan\u00a0<strong>Uji Sahih<\/strong>\u00a0tersebut antara lain :\u00a0<strong>Dr H<\/strong>\u00a0<strong>Pangeran Syarif Abdurrahman<\/strong>\u00a0<strong>Bahasyim SE MM<\/strong>\u00a0(Wakil. Ketua Komite I) sebagai Senator Kalimantan Selatan,\u00a0<strong>Prof Dr H Dailami Firdaus SH LL.M<\/strong>\u00a0Senator DKI Jakarta,\u00a0<strong>Muhammad<\/strong>\u00a0<strong>Nuh MSP<\/strong>\u00a0Senator Sumatera Utara,\u00a0<strong>Jialyka<\/strong>\u00a0<strong>Maharani SI.Kom<\/strong>\u00a0Senator Sumatera Selatan,\u00a0<strong>H Ahmad Kanedi SH M.H<\/strong>\u00a0Senator Bengkulu,\u00a0<strong>Drs Ahmad<\/strong>\u00a0<strong>Bastian SY<\/strong>\u00a0Senator Lampung.Selain itu ikut hadir pula\u00a0<strong>Dr H<\/strong>\u00a0<strong>Hilmy Muhammad A<\/strong>\u00a0Senator DIY, H\u00a0<strong>Abdurrahman Abubakar Bahmid.Lc<\/strong>\u00a0Senator Gorontalo,\u00a0<strong>Hj Andi Nirwana SS.P MM<\/strong>\u00a0Senator Sulawesi Tenggara,\u00a0<strong>Dr Abdul Rachman Thaha SH.MH\u00a0<\/strong>Senator Selawesi Tengah,\u00a0<strong>Fernando Sinaga<\/strong>\u00a0<strong>S.Th<\/strong>\u00a0Senator Kalimantan Utara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, TIM Ahli RUU Jakarta, Pemda DKI, Pemda Banten dan Pemkot Bekasi. \u25a0\u00a0<strong>RED\/AGUS SANTOSA<\/strong><\/p>\n<p>SUMBER : <strong><a href=\"https:\/\/posberitakota.com\/2023\/05\/29\/sebagai-senator-dki-prof-dailami-firdaus-dorong-majelis-adat-betawi-masuk-kedalam-pasal-di-ruu-tentang-perubahan-uu-no-29-tahun-2007\/\">POSBERITAKOTA<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DEPOK (POSBERITAKOTA)\u00a0\u25a0 Senator DKI Jakarta\u00a0Prof Dr H Dailami Firdaus\u00a0SH LLM\u00a0mendorong\u00a0Majelis Adat Betawi\u00a0sebagai representatif\u00a0Masyarakat\u00a0Inti Jakarta\u00a0untuk masuk kedalam Pasal di\u00a0RUU Perubahan Undang-Undang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3138,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-3137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3137"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3139,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3137\/revisions\/3139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}