{"id":3204,"date":"2023-07-03T06:33:10","date_gmt":"2023-07-03T06:33:10","guid":{"rendered":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/?p=3204"},"modified":"2023-07-03T06:33:10","modified_gmt":"2023-07-03T06:33:10","slug":"prof-dailami-firdaus-kutuk-keras-pembakaran-al-quran-di-swedia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/prof-dailami-firdaus-kutuk-keras-pembakaran-al-quran-di-swedia\/","title":{"rendered":"Prof. Dailami Firdaus Kutuk Keras Pembakaran al-Quran di Swedia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, <a href=\"http:\/\/www.parahyangan-post.com\/berita\/detail\/prof-dailami--firdaus--kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia\">parahyangan-post.com<\/a><\/strong>-Anggota Dewan Perwakilan Daerah \u00a0RI (DPD RI) dari \u00a0DKI Prof. DR. H. Dailami Firdaus SH, LLM, MBA\u00a0 mengutuk keras pembakaran al-Quran oleh warga Swedia, yang dilakukan saat umat Islam seluruh dunia merayakan Idul Adha 1444 H.<\/p>\n<p>\u201cSangat aneh dan tidak masuk akal. Pembakaran Al Quran diangap hal yang biasa dengan \u00a0mengatasnamakan kebebasan berpendapat dan berekspresi ,\u201d ucap Prof. Dailami kepada pers di Jakarta, Sabtu 1\/7.<\/p>\n<p>Prof. Dailami yang juga Penasehat Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) ini mengatakan, \u00a0\u00a0perbuatan \u00a0tercela yang dilakukan warga Swedia bernama Salwan Momika jelas-jelas merupakan \u00a0penistaan agama dan pasti dikarenakan kebencian terhadap Islam.<\/p>\n<p>\u201cApalagi dia sengaja mengunggahnya di chanel youtube dan di platform media sosial lainnya. Tujuannya jelas \u00a0memprovokasi umat Islam,\u201d ujar Bang Dai,\u00a0sapaan akrab Prof. \u00a0Dailami.<\/p>\n<p>Lebih jauh tokoh Betawi, yang juga ketua pengurus harian Yayasan Perguruan Islam As-Syafi&#8217;iyah, Jatiwaringin, Pondok Gede ini mengatakan. Tindakan pembakaran dan pelecehan terhadap al-Quran bukan kali pertama terjadi di Swedia.<\/p>\n<p>\u201cBahkan pelaku pembakaran pun dengan tenang menyatakan akan mengulangi perbuatannya kembali. Ini kan benar-benar menantang umat Islam seluruh dunia,\u201d geramnya.<\/p>\n<p>Padahal. menurut Prof Dailami, pada tahun 2022, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan tanggal 15 Maret sebagai Hari Internasional untuk memerangi Islamofobia. Namun peringatan tersebut seperti hanya isapan jempol belaka. Karena belum adanya kesepakatan bersama, bagaimana membuat jera bagi pelaku yang jelas-jelas melakukan pengrusakan, pelecehan, penistaan maupun ujaran-ujaran kebencian terhadap agama Islam.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap pemerintah melakukan komunikasi yang intensif untuk dapat menyamakan persepsi bahawasannya tindakan pembakaran al Quran dan apapun hasutan kebencian layak diberikan sanksi agar tidak terulang kembali dan perbuatan tersebut bukanlah &#8220;kebebasan berpendapat dan berekspresi&#8221; melainkan mencederai demokradi dan kedaulatan,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Tentunya ini, lanjaut Dailami, \u00a0adalah pekerjaan yang tidak mudah bagi umat Muslim \u00a0untuk dapat memerangi pemikiran-pemikiran negatif mengenai Islam. Dan menyakinkan bahwasannya Islam adalah\u00a0<em>rahmatan lil alamin.<\/em><\/p>\n<p>\u201cSebagaimana dinayatakan dalam hadits riwayat Bukhari, \u00a0yang berbunyi (artinya) Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Seorang Muslim itu adalah orang yang orang-orang Muslim lainnya merasa aman dari (kejahatan) lisan dan tangannya,\u201d\u00a0 tutup Putra \u00a0Almh. Prof. Hj. Tuty Alawiyah AS dan Cucu Ulama Betawi Kharismatik Alm. KH. Abdullah Syafi`ie.<strong>*** (aboe\/pp\/rls)<\/strong><\/p>\n<p>sumber : <strong><a href=\"http:\/\/www.parahyangan-post.com\/berita\/detail\/prof-dailami--firdaus--kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia\">parahyangan-post.com<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, parahyangan-post.com-Anggota Dewan Perwakilan Daerah \u00a0RI (DPD RI) dari \u00a0DKI Prof. DR. H. Dailami Firdaus SH, LLM, MBA\u00a0 mengutuk keras&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[82],"tags":[],"class_list":["post-3204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3205,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3204\/revisions\/3205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailami-firdaus.net\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}