Dailami Firdaus Memberangkatkan Anak-anak Yatim ke Surabaya

lepas yatimJatiwaringin (DF) ~ Terkenang dalam ingatan, saat sebelum wafat, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA sempat menyampaikan pesan kepada anak-anaknya tentang nasib anak-anak yatim di yayasan Pondok Pesantren yatim As Syafiiyah, Jatiwaringin.

Demikian ungkapan Prof. Dr. H. Dailami Firdaus selaku Pimpinan Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah saat melepas anak-anak yatim yang akan berangkat ke Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya. “Ibunda Hj. Tutty Alawiyah ingin membawa anak-anak yatim liburan ke Surabaya, itulah yang dia inginkan sehabis operasi saat masih hidup dan terbaring sakit di RS MMC Kuningan, Jakarta,” ujar Dailami Firdaus mengenang apa yang di inginkan ibundanya itu.

Pelepasan anak-anak yatim untuk berangkat ke Kota Surabaya dan sekitarnya itu dengan misi Tour Muhibah selama 3 hari (24-26 Januari 2017), juga didampingi para pengurus dan guru-guru pendidik, dan Pembina Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah, H. M. Reza Hafiz pun juga akan menyusul setelah mengikuti acara Studium Generale di Kampus 2 Universitas Islam As-Syafi’iyah. “Waktu itu ibunda mengatakan tentang pemberangkatan anak-anak yatim, karena anak-anak yatim pasti ada yang belum pernah naik kereta,” papar Dailami Firdaus.

Di mata Dailami Firdaus, ibunda Hj. Tuty Alawiyah merupakan sosok yang tidak pernah lupa dengan keluarga dan sangat peduli terhadap orang lain, terutama kepada anak-anak yatim. Putri KH. Abdullah Syafi’ie itu juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Hal itulah yang diwarisi kepada putra-putrinya.

“Ibunda yang menurut saya orang yang luar biasa yang selalu mikirin orang lain, kalau mikirin diri dia sendiri nomor kesekian. Akhirnya kita anak-anak coba mau nerusin apa saja kebiasaan ibu, seperti saat lebaran mengundang 400 orang tuna netra ke rumah, diberikan santunan. Kita udah janji akan teruskan apa yang memang menjadi kebiasaan mama,” ujar Dailami Firdaus.

Pondok Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah yang beralamat Jl. Raya Jatiwaringin No. 76 Pondok Gede, Bekasi 17411. Adapun semua anak-anak yatim yang berangkat lebih dari 200 orang, dan selama di pondok pesantren dididik, dibesarkan, diberi makan, pakaian tanpa dipungut biaya sepeserpun.

pelepasan anak yatim ke surabaya

author
No Response

Leave a reply "Dailami Firdaus Memberangkatkan Anak-anak Yatim ke Surabaya"