Jelang Haji 2026, DPD RI Minta Layanan Jemaah Lebih Profesional

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Komite III DPD RI menegaskan pentingnya memperoleh informasi teknis secara komprehensif, khususnya terkait kesiapan di Daerah Kerja (Daker) Makkah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus saat meninjau langsung kesiapan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2026 M/1447 H di Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia di Makkah, Jumat (3/4/2026), waktu setempat.

“Komite III membawa aspirasi dari daerah asal jemaah. Kami ingin memastikan kesiapan layanan, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga akomodasi,” ujar Dailami dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Ia menambahkan, kesiapan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi perhatian utama karena merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji. Oleh karena itu, aspek fasilitas, kenyamanan, dan keselamatan jemaah harus dipastikan secara optimal.

Selain meninjau KUH, delegasi juga mengunjungi hotel tempat jemaah haji Indonesia serta dapur umum di Makkah untuk memastikan standar layanan konsumsi dan akomodasi telah sesuai dengan kebutuhan jemaah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj), Ian Heryawan berharap agar seluruh proses persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Ia juga mengharapkan dukungan dan masukan dari Komite III DPD RI, terutama dalam menghadapi dinamika global, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah.

Sebelumnya, Komite III DPD RI juga melakukan peninjauan di Daerah Kerja Madinah dengan bertemu Zakaria Anshori dan Puji Raharjo guna membahas kesiapan layanan pada fase awal kedatangan jemaah.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Komite III DPD RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji agar semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

Scroll to Top