Dailami Dorong Lebaran Betawi Jadi Ikon Wisata Budaya dan Penggerak Ekonomi Umat

Jakarta (Mediaislam.id)–Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus, mendorong agar perhelatan Lebaran Betawi ditetapkan sebagai program pariwisata unggulan di Jakarta. Ia menilai, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahim budaya, tetapi juga berpotensi besar menguatkan ekonomi masyarakat.

Menurut Dailami, Lebaran Betawi perlu dikelola secara konsisten sebagai agenda tahunan dengan lokasi yang tetap. Hal ini penting agar masyarakat luas, termasuk wisatawan, dapat lebih mudah mengenali dan mengakses kegiatan tersebut.

“Lebaran Betawi harus menjadi agenda tetap setiap tahun di lokasi yang jelas dan konsisten, sehingga wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, lebih mudah merencanakan kehadirannya,” ujar Dailami, Ahad (12/4/2026).

Ia menegaskan, penguatan nilai-nilai budaya Betawi menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Keterlibatan para seniman dan pelaku budaya Betawi dinilai perlu dioptimalkan agar identitas lokal tetap terjaga dan tampil secara berkelas.

Selain itu, Dailami juga mendorong pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner dan kriya khas Betawi. Menurutnya, Lebaran Betawi dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi umat jika dikelola dengan baik.

“Produk kuliner dan kriya Betawi harus ditampilkan secara maksimal dengan kualitas yang baik, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus pengalaman terbaik bagi pengunjung,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas jangkauan promosi, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke tingkat internasional. Keterlibatan pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di luar negeri dinilai strategis untuk mengenalkan Lebaran Betawi sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

“Promosi hingga ke mancanegara perlu diperkuat dengan melibatkan kementerian terkait dan jaringan diplomatik Indonesia,” ujarnya.

Dailami optimistis, dengan pengelolaan yang terarah, Lebaran Betawi dapat menjadi ikon wisata budaya Jakarta sekaligus memperkuat kearifan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga warisan budaya dan menggerakkan perekonomian umat,” pungkasnya.*

 

Sumber : Mediaislam.id

Scroll to Top